Minggu, 08 September 2019

WHEN FIRST I FALL IN LOVE TO JOKER (pengakuan lebay)



     Jujur saja, awalnya dulu aku tidak terlalu tertarik dengan film superhero. Bagiku dulu nonton film superhero itu semacam ritual nonton kalau Aku lagi mood saja. Jadi, waktu Batman Begin main, filmnya cuma aku pandang sebelah mata. Sampai filmnya turun dari bioskop dan berubah jadi VCD pun, aku samasekali tidak berminat untuk menyewanya (tahukan jaman itu rental VCD lagi berjamuran). 

     Hahahaa, benar2 awal perkenalan yang buruk kan, apalagi waktu itu internet belum bisa di akses semudah masa kini. Kalau ingin menikmati, aku harus lari dulu ke warnet, itulah yang membuat aku buta samasekali tentang info film Batman yang di sutradarai Christopher Nolan. 

     Dan pandangan meremehkan itu akhirnya dipatahkan oleh sequel Batman Begin, yaitu Dark Knight. Seusai menonton film itu, rasanya aku seperti ditaboki berkali-kali karena awalnya meremehkan film tersebut. Dan pada akhirnya aku dipaksa untuk benar-benar jatuh cinta pada film Dark Knight. Itulah awal mulanya aku jatuh cinta pada sosok Joker (ketimbang pada Batman-nya ????).

     Seperti pengakuan awalku, aku belum pernah menonton film Batman Begin. Jadi saat Dark Knight mulai tayang, aku samasekali tidak berminat untuk menontonnya. Saat itu, Adikku lah yang pertama menontonnya, lalu bercerita dengan antusias padaku. Karena mulai sedikit tertarik, akhirnya aku memutuskan untuk menonton film ini.

     Jaman tahun 2008, belum ada sistem beli tiket online seperti saat ini. Jadi kita harus ke Bioskop untuk antri tiketnya. Kalau tidak salah aku menontonnya pas akhir bulan Juli, beberapa hari setelah premiere nya tayang. Saat itu aku lagi hamil 7 bulan, dan janjian dengan suami untuk menonton bareng pas pulang kerja. Dan tebak, ternyata Suami ada acara di kantornya yang tidak bisa ditinggal. Aku diminta suami membatalkan nontonnya  dan diajak nonton lagi lain waktu.

     Aku itu sedikit keras kepala kalau masalah menonton film yang aku suka (bukan sedikit lagi sih, tapi sangat keras kepala :p ) Saat dikabari seperti itu oleh Suami, aku langsung ngambek dan bilang mau nonton sendiri. Suami tidak bisa menolak permintaan wanita hamil sepertinya (takut anaknya ngiler an kali ya kalau tidak dituruti), jadi akhirnya mengijinkan aku nonton sendiri.

     Lalu, usai pulang kerja, aku langsung naik mikrolet menuju ke bioskop (waktu itu belum bisa mengendari sepeda motor sendiri). Menonton di bioskop Mandala. Bayangkan saja, Ibu2 hamil besar, jalan sendirian ke Mall, beli tiket dan menonton sendirian tanpa ditemani siapapun. Aku masih ingat jelas kok, tatapan orang-orang yang melihatku saat itu. Kasihan ~mungkin, atau malah bertanya2 kemana suaminya kok ga diantar ~mungkin juga, atau malah marah ke suami yang membiarkan Istri yang hamil besar berkeliaran sendirian ~ini juga hanya mungkin sih. Tapi aku cuek saja, karena sejak dulu memang punya prinsip 'aku harus mandiri'. Kalau ada hal yang bisa aku lakukan sendiri ya aku kerjakan sendiri, ga perlu harus menunggu laki-laki untuk mengurusnya. Tiwas bikin emosi kalau lelakinya menggampangkan atau menunda-nunda (itu tipe suamiku bangeeettttt).

     Dan, semua susah payahku saat itu (naik tangga ke lantai 3 dengan perut segede itu berat bookk) terbayar lunas saat menyaksikan Dark Knight yang ternyata ceritanya sangat jauh dari ekspetasiku yang meremehkan. Aku beneran merinding kegirangan saat melihat Joker yang psycho habis. 

     Heath Ledger memerankan Joker dengan benar-benar sempurna. Aku justru terpaku ketika menonton Joker, ketimbang Batman yang notabene tokoh utamanya. Saat itu aku benar-benar jatuh cinta padanya. Sampai2 aku nyebut sambil elus2 perut, bergumam sendiri.

     "Ingat..ingat niQen, kamu tuh lagi hamil. Jangan sampai membayangkan anakmu sikapnya seperti Joker. Mati Lu kalau itu kejadian" syukurnya tidak keturutan anakku jadi seperti joker hahahaa

     Cerita superhero dengan nuansa DARK, dengan villain yang notabene psycho dan cenderung gila ~lebih suka menciptakan kerusuhan ketimbang menikmati hasil kejahatannya. Benar-benar sebuah cerita Superhero yang sempurna buatku. Sampai keluar dari bioskop pun, aku masih cengar-cengir tidak jelas karena bahagia.

     "Haa..haa..haa..." tawa malas khas dari Joker sampai saat ini masih bisa aku ingat dengan jelas loh. Sampai sekarang lagi cari-cari di internet, suara tawa si Joker, mau aku buat notif kalau ada WA masuk hahahahaaa....

     Last but not least, ini nih quote Joker yang paling aku suka

     "why so serious"

     Jadi, tolong jangan terlalu serius deh membaca tulisan ini, karena ini cuma tulisan orang lagi iseng :p




Malang, 9-9-2019

HIDE AND SEEK


Datang dan carilah aku
Tangkaplah aku, 
Sebelum aku makin menjauh

Mungkin saat ini aku di dalam hutan
Bersembunyi dibawah rimbunnya dedaunan
Bisa jadi aku berada di puncak Gunung
Memutih karena terkubur salju
Atau sebenarnya aku hanya berada di belakangmu
Menahan nafas, agar kamu tidak sadar aku terus membayangimu

Datang dan carilah aku
Tangkaplah aku, 
Sebelum aku makin menjauh

Aku akan terus berlari,
Untuk bersembunyi dan menghindarimu, 
Karena aku tahu pasti,
Saat kamu berhasil menangkapku, lagi...
Saat itu aku akan benar-benar menjadi sanderamu.
Seumur hidup tidak akan pernah bisa lepas dari belenggumu 
Yang akan terus mengikatku erat.

Jadi datang dan cepat carilah aku
Tangkaplah aku, 
Sebelum aku berlari pergi dan semakin menjauh.



Kamis, 20 September 2018

TOMIE



My first Blog, dan diisi dengan buku favorit saya yeeyyy...

Judul : Tomie
Genre : Horror
Pengarang : Junji Ito
Seri : Deluxe 1 buku tamat.
Bahasa : Inggris
Penerbit : Viz Media (ntah bakal bisa terbit di Indo ato ga)



Buku ini tidak cocok dibaca sambil santai dan tiduran, karena ini termasuk salah satu buku yang cukup "berat"

Kenapa berat?? Bayangkan saja 1 buku deluxe ini hampir 750 halaman, dengan kertas tebal (lebih tebal dari kertas komik indonesia) dan hardcover, berasa baca kamus jadi tebal dan berat 😂😂 

Karena saya ga bisa bahasa Inggris, makanya baca buku ini sedikit pegal2, karena disamping buku ini harus ada kamus, biar bisa sekalian nerjemahin kata2 yang ga saya hapal 😝

Review :
Setelah curcol, saya coba review ya, Tomie, cewek cantik dengan ciri khas tahi lalat di bawah mata kirinya adalah seorang wanita penggoda kelas kakap. Dia sering menggoda para pria dan mempengaruhi mereka untuk membunuh!! Tapi jangan salah, orang yang dibunuh oleh para pria yang sudah dipengaruhi Tomie ini bukan kenalan atau musuh Tomie, melainkan si Tomie sendiri!! Para pria yang sudah tergoda oleh Tomie rata2 merasakan keinginan untuk membunuh si Tomie dan merasakan kenikmatan saat mencincang tubuhnya...eeeuww kalo punya kemampuan seperti ini mending sembunyi di hutan saja ketimbang ketemu cowok dan berakhir dicincang 😫😫. La terus? Kalo udah dicincang kenapa buku nya bisa sampai 750 halaman? Jangan salah, karena setiap bagian tubuh Tomie yang terpotong-potong bakalan beregenerasi menjadi 1 Tomie baru, nah horror kan, bayangkan saja 1 Tomie dicincang jadi 10 bagian, bakal jadi 10 Tomie, 10 tomie dicincang lagi jadi 100 Tomie, dicincang lagi, dicincang lagi, terus seperti itu, lama2 bumi ini penuh sesak oleh Tomie beneran 😱😱 
buku ini termasuk karya Junji Ito Sensei yang lumayan terkenal, karena sudah dibikin Live Action dan Animenya, yah walo banyak yang mengkritik karena masih lebih bagus versi original nya.
Kalo saya menilai, si Tomie ini termasuk cewek masochist dan termasuk jenis amuba karena berkembang biak dengan membelah diri, walo membelah diri nya harus dibantu orang lain aka.dicincang 😰
Jangan kasih buku ini ke anak kecil ya, karena penuh unsur nude dan slasher
Nilai : 🌠🌠🌠🌠 dari 5

Oseng Sei Sapi Sederhana

 Jadi nih, ceritanya saya lagi tergila-gila sama daging Sei Sapi khas NTT gara-gara saat ini di Malang lagi menjamur restoran yang menjual m...